|
| Hubby's hair cut |
| Monday, December 22, 2008 |
Kebetulan nganter hubby ke pangkas rambut di bogor, di pinggir jalan raya, dengan gaya rambut yg msh saja tdk up to date tapi jangan salah, hanya dengan 8rb rupiah anda bisa dapat potong rambut dan pijat kepala sampai pinggang yg dijamin super duper "powerful". lol.
Lihat aja ekspresi hubby. Antara enak ato kesakitan.
lol.

Dan tidak lupa touch up terakhir memakai ini... ;p 
Maknyussss.... Labels: special occation |
posted by ten @ 22.12.08  |
|
|
|
| my other world |
| Wednesday, December 10, 2008 |
AKU...
Lagi kerasukan setan edward nich.
Bukan setan sich... He's a vampire.
Who live in my imagination [wayyy more than u can imagine..] Luckly gw udah merit, kalau tidak, sudah barang pasti gw akan pergi ke Forks untuk cari belahan jiwa.Hmmm...
Cuma saran ajah,Lebih Seru baca bukunya dibanding nonton filmnya.
What do you expect aniwei? Lagian aktor dan aktris nya ngga sesuai bayangan gw.
Edward is more like... MY TYPE.
Huahahaha... [or should i say, everygirl's type] My casting director said,
Try to watch The Covenant, And you'll be able to see the right figures there.
Happy reading!
Labels: special occation |
posted by ten @ 10.12.08  |
|
|
|
| miss your feet... |
| Tuesday, August 12, 2008 |
Masih kuingat, Saat kau tersenyum walau dirimu terjatuh...
Masih kuingat, Kuejek kupingmu yang lebar seperti gajah dan dirimu pun menangis...
Masih kuingat, Jari2 kaki kecilmu berjinjit saat berjalan...
Semua akan selalu kuingat, keponakanku yg lucu.
Pada waktunya, tunggu tantemu disana ya? Dan keponakanku...
Jangan lupa... Bila diatas sana,
Jalanmu jangan jinjit ya? =========================================
In memoriam of my cute little mirza 11.08.08 We miss you already.
and we love you always...
Labels: special occation |
posted by ten @ 12.8.08  |
|
|
|
| Yes, we did it! |
| Tuesday, June 03, 2008 |
Yeah! we're so much in fun! Berada 2 hari di sana, kami seperti anak yg menderita autis, merasa dunia milik kita, mencoba mengeksplor dunia yg tanpa batas, misterius dan menegangkan.
Setelah mengarungi lautan lepas selama 2 jam, sampai juga kami di pulau nan eksotis. setangkai daun kelapa melingkari kepala kami sebagai tanda selamat datang.
 Hey, welcome to the island.
Setelah membereskan peralatan kami, para pengujipun memberikan aba2 untuk memulai ujian. And finally we did it. Lebih dari itu, kami dan para senior dan penguji pun mengeksplor dunia itu bersama2. and finally i got my own depth record.
21.6mtr or 72 feet.
What a number! And the most important thing is...
WE GOT OUR OWN LICENSE!!!!BRAVO!
Labels: special occation |
posted by ten @ 3.6.08  |
|
|
|
| b'come a d.i.v.e.r |
| Monday, May 12, 2008 |

finally...
i did it.
After all the time. The fear that i had inside.
hmm.
it's like being in other side of the world.
thanks god.
cant hardly wait to have my "passport"
to the other world.
Labels: special occation |
posted by ten @ 12.5.08  |
|
|
|
| we're moving |
| Thursday, May 08, 2008 |
We're moving! Yup.We're moving.

Where? Bekasi city.
Address?
Graha Indah, Jati Asih.
luas? sekapling.
Kenalin, namaku blok b4 no 3. [background sound: que ser-sera]
ini ruang tamuku. [upps, belom jadi tuch..]
ini ruang keluargaku. [hehe, maaf msh under construction]
ini dapurku.

hehehe, maaf bukan mo nipu. tp yg bener yg ini nich...

ini kamarku.

yeah, you wish... Yang bener itu yg ini nich...

well folks, that's my home sweet home.
the end.
Labels: special occation |
posted by ten @ 8.5.08  |
|
|
|
| Small pieces from my Life |
| Wednesday, April 02, 2008 |
Bogor,12feb2008
Berencana untuk memeriksakan kesehatan reproduksi di sebuah rumah sakit di daerah bogor.
setelah mendaftar, kami berbincang-bincang dengan dokternya. setelah itu aku dipersilahkan untuk berbaring untuk diperiksa. "wah..." itu kata pertama yg terucap dr mulut dokter itu. Deg2an pasti donk! wah apa nich? hamil? hehehe... ngarep bgt gitu kesannya. "wah... kayanya ada massa nich disini" "maksud dokter?" ... sesampainya dirumah mertuaku, aku hanya bisa berbaring lemas. vonis itu mematikan semangatku.aku terkulai lemas, air mata menetes deras dipipiku.
Jakarta,18feb2008
Setelah mengulik internet, mencari segala sesuatu yg detail tentang itu, aku bersama suami bertekat untuk mendatangi sebuah rumah sakit yg antah berantah dan mendatangi salah satu dokter specialis yg berkompeten tentang hal itu. Setelah mendaftar dan tibalah saat menimbang badan dan mengecek tensi darah. hii, aku paling anti naik timbangan, takut timbangannya rusak. hehehe, padahal aku benci dengan angka2 dialat itu yg tidak pernah berada di tempat yg aku bayangkan ;p ngareppp...
Bertemulah kami dengan sang dokter dgn perawakan setengah baya dan rambut putih memenuhi kepalanya.
"belum punya anak berapa tahun?" tanyanya. "hah? 2 bulan dok..." "Hah? udah kebelet punya anak ya?" "Oh, ngga dok, saya...." "oh, ok, coba saya periksa..." ... Seperti SOP yg sudah2, aku berbaring dan sesekali mengiris perih karena benda yg menusuk 'sinona' yg mungkin hampir 20cm panjangnya.Yah, beda tipis lah antara enak dan perih ;p
"Ok, kapan kamu siap operasi?"
"hah? harus ya dok?" "kalau kamu mau punya anak, ya harus dioperasi" "hmm, saya pertimbangkan dulu boleh dok?" "Boleh, kalau bisa diskusikan dulu dengan keluarga" "ok dok." Tidak seperti hari2 sebelumnya, aku tidak terlalu shock. aku hanya pasrah.
Jakarta,2maret2008
"mbak, saya mau masuk hari ini"
"nama?" ..... "mbak tidur disini ya? jam 9 saya kuras ya mbak?"
hah, kayanya dr tadi pagi perut udah kosong dech. masa mo dikuras lagi?apes bgt dech. "siap mbak?"
siap ngga siap deh!2 botol gel itu masuk ke teman 'sinona' dan membuat perutku melilit. "tunggu sampai 5 menit ya mbak" Ih, boro2 5 menit dech, 2 menit aku lgsg ngacir ke kamar mandi.ahh, lemess... "Mbak, nanti jam 2 pagi saya kuras lagi ya?" "HAHHHHHHHH???? terserah dech..."
Jakarta,3maret2008
Deg2an. pasti.Begitu masuk ke ruang operasi, disambut oleh suster2 dan dokter2 dan dokter2 koas.
Ih, banyak2 amat sich org2 ini, khan malu banget harus ditelanjangi banyak org. huih... "Sampai nanti ya bu..." "Bismillah..." Aku tertidur pulas tanpa mimpi.
huih, umur mmg tidak ada yg bisa menebak. Yang terlintas dibenakku adalah ketakutan yg luar biasa. akankah aku bangun di dunia yang sama? ... "selamat datang bu..."
"dinginnnnnn..." desahku. Tak lama selimut menutupi tubuhku, aku tidak bisa bergerak, yg kurasakan hanya kesakitan yg luar biasa.aku hanya ingin bangun dari mimpi ini... Setelah operasi itu, aku dipindahkan ke ruang observasi. tanpa bantal, tanpa minum atau snack2 pembuka sebagai perayaan kembalinya aku. huh.Haus melanda tenggorokanku. berkali2 aku meminta minum dan jawab susternya hanya "tunggu 6 jam ya mbak, at least ibu harus kentut dulu..."
"hah?"
Jakarta, 7maret2008
Pulang, pulang, pulang.
aku senang sekali... walau baru bisa berjalan beberapa langkah, tak kukira 'rindu rumah' melanda menusuk sanubari [apaan seeh!] Sudah cukup dengan makanan lembek dan rasanya tak karuan, aku hanya ingin makan nasi dan makanan yg pedas2. hehehe. bandellll tetep ya!
Jakarta, 24maret2008
Lemes...Bagaimana kl dokternya bilang begini atau begitu?hanya itu yg ada di benakku.
"Hai, Apa kabar? gimana?" [wajah pucat] "Hmm, bagus nich, udah bersih, kalo gitu cukup 2 kali suntik lagi ya. ini saya kasih obat untuk virusnya."
"Alhamdullilah..."
Hal pertama dibenakku hanya ingin makan ikan belado dan sayur yg kubuat dirumah mertuaku.Hmmmmm, yummy.
===========================================================================================================
Sekelumit kisah hidupku yg berliku2, tapi aku yakin, ALLAH TIDAK AKAN MEMBERIKAN COBAAN MELEBIHI KEMAMPUANKU.Soal Keturunan semata-mata kehendak diatas, walau sehat, sakit atau apapun, bila yang diatas belum mengijinkan. IT WON'T HAPPEN.Hanya kekuatan doa dan usaha yang keras yg INSYAALLAH akan membawa kita ke harapan yg kita inginkan. SO, stay healthy and keep praying.GOD WITH US ALL THE WAY.amien.
Labels: special occation |
posted by ten @ 2.4.08  |
|
|
|
| Soekarno - Sejarah yang tak memihak |
| Thursday, January 31, 2008 |
Posted by Iman Brotoseno under: SEJARAH; SOEKARNO .
Malam minggu. Hawa panas dan angin seolah diam tak berhembus. Malam ini saya bermalam di rumah ibu saya. Selain rindu masakan sambel goreng ati yang dijanjikan, saya juga ingin ia bercerita mengenai Presiden Soekarno. Ketika semua mata saat ini sibuk tertuju, seolah menunggu saat saat berpulangnya Soeharto, saya justru lebih tertarik mendengar penuturan saat berpulang Sang proklamator. Karena orang tua saya adalah salah satu orang yang pertama tama bisa melihat secara langsung jenasah Soekarno.
Saat itu medio Juni 1970. Ibu yang baru pulang berbelanja, mendapatkan Bapak (almarhum) sedang menangis sesenggukan.
" Pak Karno seda " ( meninggal )
Dengan menumpang kendaraan militer mereka bisa sampai di Wisma Yaso. Suasana sungguh sepi. Tidak ada penjagaan dari kesatuan lain kecuali 3 truk berisi prajurit Marinir ( dulu KKO ). Saat itu memang Angkatan Laut, khususnya KKO sangat loyal terhadap Bung Karno. Jenderal KKO Hartono - Panglima KKO - pernah berkata ,
" Hitam kata Bung Karno, hitam kata KKO. Merah kata Bung Karno, merah kata KKO "
Banyak prediksi memperkirakan seandainya saja Bung Karno menolak untuk turun, dia dengan mudah akan melibas Mahasiswa dan Pasukan Jendral Soeharto, karena dia masih didukung oleh KKO, Angkatan Udara, beberapa divisi Angkatan Darat seperti Brawijaya dan terutama Siliwangi dengan panglimanya May.Jend Ibrahim Ajie.
Namun Bung Karno terlalu cinta terhadap negara ini. Sedikitpun ia tidak mau memilih opsi pertumpahan darah sebuah bangsa yang telah dipersatukan dengan susah payah. Ia memilih sukarela turun, dan membiarkan dirinya menjadi tumbal sejarah. The winner takes it all. Begitulah sang pemenang tak akan sedikitpun menyisakan ruang bagi mereka yang kalah. Soekarno harus meninggalkan istana pindah ke istana Bogor . Tak berapa lama datang surat dari Panglima Kodam Jaya - Mayjend Amir Mahmud - disampaikan jam 8 pagi yang meminta bahwa Istana Bogor harus sudah dikosongkan jam 11 siang.
Buru buru Bu Hartini, istri Bung Karno mengumpulkan pakaian dan barang barang yang dibutuhkan serta membungkusnya dengan kain sprei. Barang barang lain semuanya ditinggalkan.
" Het is niet meer mijn huis " - sudahlah, ini bukan rumah saya lagi ,
demikian Bung Karno menenangkan istrinya.
Sejarah kemudian mencatat, Soekarno pindah ke Istana Batu Tulis sebelum akhirnya dimasukan kedalam karantina di Wisma Yaso.
Beberapa panglima dan loyalis dipenjara. Jendral Ibrahim Adjie diasingkan menjadi dubes di London . Jendral KKO Hartono secara misterius mati terbunuh di rumahnya.
Kembali ke kesaksian yang diceritakan ibu saya. Saat itu belum banyak yang datang, termasuk keluarga Bung Karno sendiri. Tak tahu apa mereka masih di RSPAD sebelumnya. Jenasah dibawa ke Wisma Yaso. Di ruangan kamar yang suram, terbaring sang proklamator yang separuh hidupnya dihabiskan di penjara dan pembuangan kolonial Belanda. Terbujur dan mengenaskan. Hanya ada Bung Hatta! dan Ali Sadikin - Gubernur Jakarta - yang juga berasal dari KKO Marinir.
Bung Karno meninggal masih mengenakan sarung lurik warna merah serta baju hem coklat. Wajahnya bengkak bengkak dan rambutnya sudah botak.
Kita tidak membayangkan kamar yang bersih, dingin berAC dan penuh dengan alat alat medis disebelah tempat tidurnya. Yang ada hanya termos dengan gelas kotor, serta sesisir buah pisang yang sudah hitam dipenuhi jentik jentik seperti nyamuk. Kamar itu agak luas, dan jendelanya blong tidak ada gordennya. Dari dalam bisa terlihat halaman belakang yang ditumbuhi rumput alang alang setinggi dada manusia !.
Setelah itu Bung Karno diangkat. Tubuhnya dipindahkan ke atas karpet di lantai di ruang tengah.
Ibu dan Bapak saya serta beberapa orang disana sungkem kepada jenasah, sebelum akhirnya Guntur Soekarnoputra datang, dan juga orang orang lain.
Namun Pemerintah orde baru juga kebingungan kemana hendak dimakamkan jenasah proklamator. Walau dalam Bung Karno berkeingan agar kelak dimakamkan di Istana Batu Tulis, Bogor . Pihak militer tetap tak mau mengambil resiko makam seorang Soekarno yang berdekatan dengan ibu kota. Maka dipilih Blitar, kota kelahirannya sebagai peristirahatan terakhir. Tentu saja Presiden Soeharto tidak menghadiri pemakaman ini.
Dalam catatan Kolonel Saelan, bekas wakil komandan Cakrabirawa, " Bung karno diinterogasi oleh Tim Pemeriksa Pusat di Wisma Yaso. Pemeriksaan dilakukan dengan cara cara yang amat kasar, dengan memukul mukul meja dan memaksakan jawaban. Akibat perlakuan kasar terhadap Bung Karno, penyakitnya makin parah karena memang tidak mendapatkan pengobatan yang seharusnya diberikan. "
( Dari Revolusi 1945 sampai Kudeta 1966 )
dr. Kartono Mohamad yang pernah mempelajari catatan tiga perawat Bung Karno sejak 7 februari 1969 sampai 9 Juni 1970 serta mewancarai dokter Bung Karno berkesimpulan telah terjadi penelantaran. Obat yang diberikan hanya vitamin B, B12 dan duvadillan untuk mengatasi penyempitan darah. Padahal penyakitnya gangguan fungsi ginjal. Obat
yang lebih baik dan mesin cuci darah tidak diberikan.
( Kompas 11 Mei 2006 )
Rachmawati Soekarnoputri, menjelaskan lebih lanjut, " Bung Karno justru dirawat oleh dokter hewan saat di Istana Batutulis. Salah satu perawatnya juga bukan perawat. Tetapi dari Kowad
"
( Kompas 13 Januari 2008 )
Sangat berbeda dengan dengan perlakuan terhadap mantan Presiden Soeharto, yang setiap hari tersedia dokter dokter dan peralatan canggih untuk memperpanjang hidupnya, dan masih didampingi tim pembela yang dengan sangat gigih membela kejahatan yang dituduhkan. Sekalipun Soeharto tidak pernah datang berhadapan dengan pemeriksanya, dan ketika tim kejaksaan harus datang ke rumahnya di Cendana. Mereka harus menyesuaikan dengan jadwal tidur siang sang Presiden !
Malam semakin panas. Tiba tiba saja udara dalam dada semakin bertambah sesak. Saya membayangkan sebuah bangsa yang menjadi kerdil dan munafik. Apakah jejak sejarah tak pernah mengajarkan kejujuran ketika justru manusia merasa bisa meniupkan roh roh kebenaran ? Kisah tragis ini tidak banyak diketahui orang. Kesaksian tidak pernah menjadi hakiki karena selalu ada tabir tabir di sekelilingnya yang diam membisu. Selalu saja ada korban dari mereka yang mempertentangkan benar atau salah.
Butuh waktu bagi bangsa ini untuk menjadi arif.
Kesadaran adalah Matahari Kesabaran adalah Bumi
Keberanian menjadi cakrawala Keterbukaan adalah pelaksanaan kata kata
( * WS Rendra )Labels: special occation |
posted by ten @ 31.1.08  |
|
|
|
| engaged |
| Thursday, July 12, 2007 |

Yes, we're engaged... wish us luck ------------------------------------- some friends said that engagement is part of anxlety. Do u think? hehehe... no comment...
Labels: special occation |
posted by ten @ 12.7.07  |
|
|
|
| Shocking part |
| Monday, June 25, 2007 |
MN: ‘Erika, Cie, Shanti… meeting skrg ya…’ Me: [hmm… meeting hari senen pagi? Koq tumben ya?]
[masuk ke ruang meeting, ternyata semua dipanggil]
Bozz: Ok, to the point aja ya. Saya mengundurkan diri dari perusahaan bla, bla, bla…
All: [tertegun]
Sedikit gambaran peristiwa tadi pagi yang bikin kita semua tertegun. Memang sudah sedikit terprediksi sich, tapi ngga nyangka bakal secepat ini.
Well,
We’re going to start all over from the beginning. Cayo!!!
Labels: special occation |
posted by ten @ 25.6.07  |
|
|
|
| The Finals |
| Tuesday, June 05, 2007 |

Sok Pasti Seru!!!
I’m talking about the FINALS of NBA, San Antonio Spurs will be facing the Cavaliers and yes, we’re talking about the big famous LE BROWN JAMES here.
Takut? Sedikit sich, soalnya game 1 dan 2 di kandang cav. Tapi pertandingannya pasti seru buanget, cant hardly wait to see my boyfriend against Le Brown.
Kalau disuruh memilih, aku pasti pilih SAN ANTONIO SPURS lahhhhhh… Itu karena memang dari dulu aku nge-fans berat ama Cowok bernomor punggung 21 itu.

Here are the schedules:

ENJOY!!!!!
Labels: special occation |
posted by ten @ 5.6.07  |
|
|
|
| happy birthday babe... |
| Friday, May 04, 2007 |
Happy Birthday BABE... 04.05.07
all the best for you, babe... Labels: special occation |
posted by ten @ 4.5.07  |
|
|
|
| congratulation! |
| Tuesday, April 03, 2007 |
HEY!!!
WHAT DO YOU EXPECT!
I GOT A BRAND NEW LOOK!!!
ENJOY!!!!
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
* * * * * * * * * * * * * * *
* * * * * *
congratulation to me!!!
Labels: special occation |
posted by ten @ 3.4.07  |
|
|
|
| a great expectation |
| Wednesday, March 28, 2007 |

Finally, the package has sent. And all I do is…
Waiting… Waiting for a lil’ miracle.
Wish us luck guys…
Labels: special occation |
posted by ten @ 28.3.07  |
|
|
|
| my lovely husky b'day |
| Thursday, March 22, 2007 |
March 21st 2007.
Moment of truth.
Pagi2 aku sudah berkelit dengan bawaan yg berjibun. Dari tas basket, sepatu basket, kue buah, kue black forest 20bh dan goody bag 20bh. Untung punya pacar, hehehe. Jadi lebih ringan dech beban ku.
Sesampai dikantor, ucapan demi ucapan berdatangan. Dari teman kantor, teman basket, teman sma, sampai teman yg ngga diharapkan juga ikut memberi selamat.
Btw: thanks all.
Seperti biasa, ucapan di iringi dengan doa diantaranya: cepet kawin, cepet dpt jodoh, banyak rejeki, cepet kurus, dll.
Aniwei: thanks juga, doa itu berarti koq buat ku [walau general. Hehe]
Foto2 ini diambil setelah makan siang di kantor. Sehabis makan siang, dikeluarkanlah kue buah buatan MAMA.
 ______________________________________________________________Tepat jam 2.40 siang. Metty menelpon,
M: “mbak, ada harvest dateng...” E: “ hah?”
Aku bergegas menuju reception dan menemukan sebuah kue cantik teronggok di meja reception. Langsung saja ku baca pengirimnya dan ternyata dari anak2 kalimantan.
Uhhhh… jadi terharu… Makasih guys…

______________________________________________________________________________
Setelah pulang kantor, aku bergegas ke lapangan basket. My beib udah dateng untuk membantu dengan bawaan2ku.
Setalah sampai sana, kami latihan dan setelah latihan aku membagikan kue black forest kecil2 itu kepada anak2 basket.
Dan alhasil…
Kena banjur… alias di guyur… Huh.
Basah dech. Mau ngga mau mandi sekalian cuci rambut. Masih jaman ya diguyur?
But lets see the bottom line of my story…
They love me! I like their attention!
Thanks guys for putting me in a lil’ piece of your heart. love u all! 
_______________________________________________________________
what a lovely b'day. late twenties? no problemo.
Labels: special occation |
posted by ten @ 22.3.07  |
|
|
|
| us, try in da game! |
| Tuesday, March 20, 2007 |
wish us luck! __________________________________________ hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-hoping-Labels: special occation |
posted by ten @ 20.3.07  |
|
|
|
| Bogor mencekam |
| Tuesday, November 21, 2006 |
Bagaimana bisa aku melewatkan sejarah yg mungkin terjadi satu kali seumur hidup? But I certainly did.
Apalagi kalau bukan kunjungan bapak BUSH ke istana Bogor nan cantik itu. [narsis ---> maklum orang bogor geto]
Sebelumnya Bogor dipersiapkan sekitar 3 minggu, dari pembersihan kaki lima di ruas jalan sampai penanaman bunga2 nan cantik dan siap petik, pembuatan helipad, dan lain2nya.
Sampai pada hari H, ruas jalan ditutup, aktivitas dihentikan. Tidak ada aktifitas bertransaksi dari sektor riil sampai perbankan. Kalau dibilang merugikan, sok pasti. Berapa milyar kita merugi? Supir angkot, pedagang, kebun raya di hari libur, produsen, and lots more hanya untuk kunjungan 6 jam saja. Sucks. [but look at the bright side, kita dikasih bantuan buat sector pendidikan --> walaupun belom tentu sumbangannya nyampe dan terealisasi – oh so tipical dech]
Sehari sebelum D-DAY, daerah pajajaran yg berpusat di Botani Square dipenuhi oleh para pencari berita. Mobil2 pemancar berjajar rapih di lapangan parkirnya.
At last but not least, gw mencoba ‘mejeng’ di depan kamera yg sedang live report. Ngeliat gw ngga? Huehehe…
20 November 2006 D – DAY
Aku dijemput supir jam 05.15 pagi, jalan2 protokol tampak lengang, para tentara laras panjang tampak berjaga setiap 2 meter [ dengan tampang seremm mereka…] Terasa sekali mencekam berada di kotaku sendiri. Tapi kapan lagi liat kota Bogor sepi dari angkot. Huh, kenapa gw melewatkan momen sejarah ini? Padahal rencanaku, kalau aku diliburkan, aku akan ke daerah jembatan merah untuk berfoto2. Suasana Kawasan buitenzoorg yg masih menempel pada bangunan pertokoannya didukung dengan ketidakhadiran angkot? WOW, pasti priceless moment tuh!
--------------------------------------------------------------------- Yah apa mo dikata. Yang bisa kulihat dan kudengar hanya chopper yg menghentak kaca kamarku. Huh…
Labels: special occation |
posted by ten @ 21.11.06  |
|
|
|
|
| o mně |
|

Name: ten
Home: rainy-city, Java, Indonesia
About Me: obyčejná žena s vyjímečným chováním
czech me out
|
| minulé vydání |
|
| můj článek měsíce |
|
|
| blogy přátel |
|
|
| Powered by |
 |
|